Setelah saya pertimbangkan masak-masak, niatan untuk membeli full bike saya urungkan, dan saya mencoba beralih ke rakitan, yaitu memilih sendiri komponen-komponen sepeda sesuai dengan keinginan dan alokasi budget saya. Ternyata tidak mudah juga merakit sepeda . Setelah beberapa hari menyambangi forum-forum sepeda seperti sepedaku.com yang walaupun sempat tersendat-sendat karena ada server maintenance dan gogling informasi terkait dengan komponen-komponen yang akan saya pakai, akhirnya saya mendapatkan gambaran umum pada rencana perakitan sepeda baru ini.
Menurut yang saya dapat dari berbagai sumber, ada beberapa prioritas dalam merakit sepeda misalnya seperti yang saya dapat dari sepedaku.com lagi. Di situ, urutan prioritasnya adalah sebagai berikut:
- Frame. Di sini, pemilihan frame akan menentukan tentang seperti apa sepeda tersebut nantinya akan digunakan. Apakah itu XC (cross country), DJ (dirt jump), AM (all mountain), FR (free ride) atau DH (down hill).
- Fork atau Shock. Pemilihan fork yang utama adalah menentkan jarak travel yang akan dipakai (80-110 xc, 125-145mm AM, 140-165mm aggresive AM, 150-180mm FR, 180-200mm DH). Fork juga menentukan kenyamanan, terutama pada saat melibas jalan-jalan yang kurang bersahabat, sehingga tangan tidak pegel.
- Wheelset dan ban. Di sini pemilhian ban, velg, hub harus cocok dengan fork dan framenya dan juga penggunaan sepeda tersebut. Misalnya, untuk XC velg lebar kurang pas digunakan demikian pula sebaliknya.
- Crankset dan casssete. Kedua komponen ini menentukan kenyamanan kita saat mengayuh sepeda. Semakin ringan crankset maka semakin nyaman bagi kita.
- Control: meliputi pedal, stem, stang, seatpost dan sadel sebagai piranti anggota badan kita dr tangan, pantat dan kaki mengendalikan sepeda
- Brake set: pilihan antara V-brake dan disc-brake kadang juga agak dilematis, karena ada yang bilang kalau masih pake disc-brake yang mekanik mending pake V-brake aja. Kecuali kalo ada dana lebih buat disc brake yang hydrolic.
- Grupset jadi prioritas terakhir, sesuaikan dgn kebutuhan , nggak harus beli yg terbaik kan (XTR ato X.0) klo sekedar buat muter2 komplek.
Namun, setelah saya pertimbangkan lagi, prioritas-prioritas itu saya balik.
Prioritas 1: Groupset.
Saya lebih mendahulukan Grupset karena ini yang menurut saya memberikan perbedaan terbesar dalam kenyamanan bersepeda. Antara penggunaan 24 speed vs. 27 speed jelas sekali bedanya pada saat menempuh trek menanjak (saya sudah berkali-kali kedodoran pas bareng sama temen yang pake 27 speed). Pertimbangan kedua adalah kemungkinan untuk upgrade komponen groupset bisa dibilang sangat kecil karena jika ingin mengganti salah satu komponen dalam groupset, biasanya harus ada beberapa komponen lain yang harus disesuaikan. Saya tidak mengatakan bahwa setiap komponen dalam groupset tidak bisa menggunakan campuran tipe komponen yang berbeda (seperti Alivio dengan Deoro, atau Deoro dengan XTR), tetapi pertimbangannya adalah dari faktor estetika (ha ha ha) dan juga keserasian (yang pasti udah diperhitungkan dari pabriknya) toh sepeda Scott maupun Kona sekalipun menggunakan campuran komponen groupset. Namun, sangat kurang pas menurut saya kalau dalam grupset terdapat macam-macam komponen yang berbeda. Otomatis, jika groupset memiliki komponen yang sama, maka jika ingin mengupgrade dengan seri yang sama pula, maka dampak terbesar adalah masalah budget.
Prioritas 2: Fork
Urutan kedua adalah fork karena ini mempengaruhi kenyamanan kita pada saat melewati jalan berbatu, makadam, pedesaan dan jalan-jalan yang bergelombang sehingga tangan ga pegel atau kesemutan karena getaran yang timbul dari fork yang kurang empuk. Untuk pertimbangan budget, fork saya rasa masih upgradable di masa mendatang karena sifatnya hanya komponen tunggal, sehingga kalaupun pilihan pertama mungkin dirasa kurang pas pada saat sudah dipakai, saya masih bisa memikirkan untuk menggantinya (dengan pengorbanan yang tidak terlalu besar).
Prioritas 3: Frame
Pilihan ketiga baru ke frame karena saya pikir, untuk penggunaan standar XC, ga perlu lah saya beli frame sekelas Kona yang harganya sampe jutaan itu. Cukup frame generik aja yang penting prosesi mengayuh sepeda tetap nyaman. Memang saya sempat membaca bahwa ada kasus frame generik yang patah saat dipakai. Menurut saya, itu bukan karena salah memilih frame, tetapi murni kesalahan penggunaan. Jelas tidak memungkinkan jika frame XC dipakai nutuk FD dong.
Prioritas berikutnya: Crankset dan casssete, Control, dan Brake set
Kenapa saya menggabungkan komponen-komponen di atas menjadi satu prioritas terakhir? Jawabannya sederhana: upgradeability. Komponen-komponen tersebut sifatnya adalah komponen tunggal, dan bisa diganti sewaktu-waktu dengan pengorbanan budget yang tidak begitu besar. Namun masalah upgradeability ini mungkin kurang pas untuk break set karena jika ingin atau berencana untuk mengganti breakset tipe V-brake menjadi disc-brake (baik mekanik maupun hidrolik), maka komponen hub otomatis harus diganti. Tetapi ini masih tetap dalam batas toleransi dari sisi pengorbanan.
Nah, setelah mendapatkan gambaran umum seperti di atas, tiba saatnya berpikir masalah budget (ini yang utama). Untuk budget, saat itu saya patok maksimal 6 juta rupiah, baik untuk full bike ataupun untuk rakitan. Sebenarnya sedikit overbudget (banyak juga sih) dari rencana awal memboyong Cosmic CX 1.0 yang seharga Rp. 4,445,000. Namun karena tidak ada pilihan lain di antara range budget segitu dengan komponen yang sesuai harapan saya, akhirnya patokan saya naikkan dan memutuskan untuk merakit saja.
Sebagai gambaran bagi yang mungkin ingin merakit sepeda dengan budget yang hampir sama, list komponen yang sudah saya beli berikut ini mungkin bisa dijadikan pertimbangan:
Frame Scott Generik Fork SUNTOUR – XCR Stem Amoeba 310 Steer Bar P2 A3xB Hand grip Specialized endura Stem spacer biasa Headset P300 Sadle Velo Seat post Falloy 27.2 Seat clamp MT Rim/velg Araya TM Karet rim biasa Spoke SHS – stainless black Ban luar Maxiss ukuran 1.95 Ban dalam Polygon Pedal Polygon As roda depan Shimano Alivio As roda belakang Shimano Alivio Rem Shimano Deore Tuas Rem Shimano Deore Tuas Persneling Shimano Deore Gir depan Shimano Deore LX Gir belakang Shimano Deore FD Shimano Deore RD Shimano Deore Chain Shimano Deore Kabel rem/grupset biasa
Ditambah komponen-komponen pelengkap, sepeda rakitan di atas saya boyong dengan duit Rp 5.490.000 (harga bervariasi tergantung toko).Nah, tadi sore semuanya sudah siap dan sudah saya bayar, besok sore tinggal ngambil setelah dirakit oleh mekanik di toko. Sebenarnya sih tidak sabar untuk melihat seperti apa sepeda idaman itu jadinya, tapi berhubung kewajiban utama ngantor tidak bisa diabaikan ya harus tetap bersabar
0 komentar:
Posting Komentar